Siapa yang tidak mengetahui
jamur? Makhluk unik yang satu ini tercipta dengan berbagai bentuk dan juga
manfaat, artikel ini akan menjelaskan kepada anda mengenai jenis-jenis jamur ,
sekilas mengenai siklus hidupnya dan apa manfaatnya bagi kehidupan.
A. Pengertian
Jamur
Jamur
merupakan makhluk organisme eukariotik yang bersel tunggal, berinti sejati,
bentuknya talus (tidak dapat dibedakan antara batang, buah, akar dan daun),
tidak berklorofil, memperoleh makannya dengan cara menyerap makanan dari
lingkungan di sekitarnya melalui seluruh permukaan tubuh somatiknya yang berupa
sulur atau benaNg-benang yang halus. Jamur dalam bahasa Yunani adalah fungus
(fungi) yang berarti tumbuh dengan subur, hal tersebut dikarenakan jamur dapat
tumbuh dengan subur meskipun dari barang yang sudah mati seperti kayu. Menurut
Alexopoulus & Mims tahung 1996 kehidupan jamur tergantung pada zat-zat
organik yang terdapat pada subtrat yang disunakan sebagai tempat
pertumbuhannya, sehingga jamur di golongkan organisme yang heterotrof atau
makhluk yang tidak dapat membuat makanannya sendiri.
B. Jenis-Jenis
Jamur
1. Jenis
Jamur Berdasarkan Cara Memperoleh Makananya
1.1 Jamur
Mikoriza
Jamur mikoriza adalah jenis jamur yang melakukan simbiosis
secara mutualisme atau hidup bersama dengan akar tumbuhan tanpa merusak akar
tersebut, bahkan jamur jenis ini dapat menguntungkan. Akar tanaman membantu
jamur jenis ini untuk hidup dengan memberikan karbohidrat untuk makanan
mikoriza begitu juga dengan mikoriza yang memberikan keuntungan bagi tanaman
tersebut tumbuh yaitu dengan cara memberikan hormon pertumbuhan bagi tanaman,
mikoriza juga dapat meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan penyakit
tanah dan nematoda akar. Jamur ini juga dapat membantu tanaman mendapatkan
unsur hara secara mudah. Contoh dari jamur jenis ini adalah seperti Jamur
Matsutake (Tricholoma matsutake).
Gambar 1. bintil-bintil mycoriza
yang menempel pada akar.
1.2 Jamuar
Parasit
Jamur parasit adalah jenis jamur yang menyerap bahan
organik (makanan) dari organisme yang masih hidup yang sering kita sebut dengan
inang. Jemur parasit di bagi lagi
menjadi dua bagian yaitu parasit obligat dan parasit fakultatif. Parasit
obligat adalah parasit yang sebenarnya dan menyerap bahan organik secara
langsung dari inangnya, sedangkan parasit fakultatif yaitu organisme yang pada awalnya bersifat
parasit, namun kemudian membunuh inangnya.
Contoh jamur parasit adalah Rigidosporus.
Gambar 2. jamur yang parasit dan menempel pad sebuah
pohon yang masih hidup
1.3 Jamur
Saprofit
Jamur dengan jenis ini dapat memperoleh makanannya dari
sisa-sisa makhluk hidup yang telah mati. Jamur saprofit juga sering digunakan
dalam pembuatan keju dan dapat menghasilkan antibiotik contohnya seperti (Penicilium notatum) Hampir seluruh jamur
yang dibudidayakan dan di konsumsi merupakan jamur saprofit.
Gambar 3. Jamur tiram merupakan
jamur yang bersifat saprofit
2. Jenis
Jamur Dalam Satu Kingdom
-
Divisi Oomycotina
Oomycotina merupakan jamur air
kelompok protista bersel tunggal yang memiliki filamen. Secara fisik anggota oomycotina ini mirip dengan jamur, sehingga organisme ini
dimasukkan sebagai anggota fungi, bahkan hingga sekarang kajian biologinya
masuk di masukkan ke dalam anggota fungi padahal beberapa berpendapat bahwa oomycotina
ini tidak dimasukan de lama jenis jamur.
Contoh
dari jamur jenis ini adalah phytophthora
infestans jamur penyebab penyakit pada kentang lada, cokelat dan kina.
Gambar 4. Jamur dengan divisi Oomycotina yang memiliki benag-benang
halus dan phytophthora infestans
-
Divisi Zygomycotina
Gabar 5. Jamur Klasa Zygomycetes termasuk ke dalam
divisi Zygomycotina
-
Divisi Ascomycotina
-
Divisi Basidiomycotina
Jamur divisi ini ditandai dengan pembentukan spora
seksual yang disebut basidiospora dan terbentuk pada struktur khusus yang di
sebut dengan basidium, hifa jamur divisi ini memiliki septa, dan kebanyakan
hidup saprofit, namun beberapa hidup secara parasit terutama pada tumbuhan
contoh jamur dari golongan ini adalah jamur merang (Volvariella volvaceae)., jamur shitake (Lentinus edodes) dan jamur tiram (Pleurotes).
Gambar 7. Jamur tiram dan jamur shiitake merupakan jamur dengan divisi basidiomycotina karena memiliki basidiocarp
-
Divisi Deuteromycotina
Jamur dari divisi ini beranggotakan jamur yang
parasit terhadap manusia dan juga hewan, dengan hifa yang bersekat.
Perkembangan seksual jamur golongan ini belum di ketahui secara pasti sehingga
sering di sebut cendawan yang tidak sempurna. Sedangkan untuk perkembangan
aseksualnya adalah dengan konidiu seperti Ascomycotina. Contoh jamur dari golongan ini adalah Histoplasma capsulatum yang merupakan
koksidiomikosis.
Gambar 8. Histoplasma capsulatum
3. Peran
Jamur yang Menguntungkan
-
Berperan
sebagai decomposer yang dapat menguraikan sisa-sisa tumbuhan, bangkai dan
bahan-bahan organik lainnya
-
Berperan
dalam bisnis fermentasi , terutama pada kelompok ragi
-
Berperan
sebagai antibiotik (Peniclium)
-
Berperan
penting dalam siklus karbon yang
kemudian juga berperan bagi kelangsungan hidup seluruh organisme yang ada di
bumi
-
Dapat
menjadi sumber makanan bagi manusia atau dapat di konsumsi contohnya seperti : Volvaria volvaceae, Lentinus endodes dll.
4. Peran
Jamur yang Merugikan
-
Dapat
berperan sebagai agen penyakit terutama pada tumbuhan
-
Dapat
menghasilkan racun seperti menghasilkan aflatoksin dan sangat berbahaya bagi
manusia karena dapat menyebabkan penyakit kronis seperti kangker bahkan
kematian.
-
Berperan
dalam menurunkan kualitas maupun kuantitas makanan dan bahan-bahan lain yang
penting untuk manusia
-
Dapat
menyerang bahan-bahan yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi seperti kulit
kayu, tekstil terutama bahan-bahan yang mengandung seluosa.







No comments:
Post a Comment