Thursday, April 21, 2016

MARI MENGENAL JAMUR



Siapa yang tidak mengetahui jamur? Makhluk unik yang satu ini tercipta dengan berbagai bentuk dan juga manfaat, artikel ini akan menjelaskan kepada anda mengenai jenis-jenis jamur , sekilas mengenai siklus hidupnya dan apa manfaatnya bagi kehidupan.

A.     Pengertian Jamur
Jamur merupakan makhluk organisme eukariotik yang bersel tunggal, berinti sejati, bentuknya talus (tidak dapat dibedakan antara batang, buah, akar dan daun), tidak berklorofil, memperoleh makannya dengan cara menyerap makanan dari lingkungan di sekitarnya melalui seluruh permukaan tubuh somatiknya yang berupa sulur atau benaNg-benang yang halus. Jamur dalam bahasa Yunani adalah fungus (fungi) yang berarti tumbuh dengan subur, hal tersebut dikarenakan jamur dapat tumbuh dengan subur meskipun dari barang yang sudah mati seperti kayu. Menurut Alexopoulus & Mims tahung 1996 kehidupan jamur tergantung pada zat-zat organik yang terdapat pada subtrat yang disunakan sebagai tempat pertumbuhannya, sehingga jamur di golongkan organisme yang heterotrof atau makhluk yang tidak dapat membuat makanannya sendiri.

B.     Jenis-Jenis Jamur
1.    Jenis Jamur Berdasarkan Cara Memperoleh Makananya
1.1  Jamur Mikoriza
Jamur mikoriza adalah jenis jamur yang melakukan simbiosis secara mutualisme atau hidup bersama dengan akar tumbuhan tanpa merusak akar tersebut, bahkan jamur jenis ini dapat menguntungkan. Akar tanaman membantu jamur jenis ini untuk hidup dengan memberikan karbohidrat untuk makanan mikoriza begitu juga dengan mikoriza yang memberikan keuntungan bagi tanaman tersebut tumbuh yaitu dengan cara memberikan hormon pertumbuhan bagi tanaman, mikoriza juga dapat meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan penyakit tanah dan nematoda akar. Jamur ini juga dapat membantu tanaman mendapatkan unsur hara secara mudah. Contoh dari jamur jenis ini adalah seperti Jamur Matsutake (Tricholoma matsutake).
 
Gambar 1. bintil-bintil mycoriza yang menempel pada akar.
1.2  Jamuar Parasit
Jamur parasit adalah jenis jamur yang menyerap bahan organik (makanan) dari organisme yang masih hidup yang sering kita sebut dengan inang.  Jemur parasit di bagi lagi menjadi dua bagian yaitu parasit obligat dan parasit fakultatif. Parasit obligat adalah parasit yang sebenarnya dan menyerap bahan organik secara langsung dari inangnya, sedangkan parasit fakultatif  yaitu organisme yang pada awalnya bersifat parasit, namun kemudian membunuh inangnya.  Contoh jamur parasit adalah Rigidosporus.

Gambar 2.  jamur yang parasit dan menempel pad sebuah pohon yang masih hidup
1.3  Jamur Saprofit
Jamur dengan jenis ini dapat memperoleh makanannya dari sisa-sisa makhluk hidup yang telah mati. Jamur saprofit juga sering digunakan dalam pembuatan keju dan dapat menghasilkan antibiotik contohnya seperti (Penicilium notatum) Hampir seluruh jamur yang dibudidayakan dan di konsumsi merupakan jamur saprofit.

Gambar 3. Jamur tiram merupakan jamur yang bersifat saprofit
2.    Jenis Jamur Dalam Satu Kingdom
-          Divisi Oomycotina
Oomycotina merupakan jamur air kelompok protista bersel tunggal yang memiliki filamen. Secara fisik anggota oomycotina  ini mirip dengan jamur, sehingga organisme ini dimasukkan sebagai anggota fungi, bahkan hingga sekarang kajian biologinya masuk di masukkan ke dalam anggota fungi padahal beberapa berpendapat bahwa oomycotina  ini tidak dimasukan de lama jenis jamur.  Contoh dari jamur jenis ini adalah phytophthora infestans jamur penyebab penyakit pada kentang lada, cokelat dan kina.
Gambar 4. Jamur dengan divisi Oomycotina yang memiliki benag-benang halus dan phytophthora infestans
-          Divisi Zygomycotina
Jamur jenis ini merupakan jamur yang tidak bersekat pada kondisi yang normal, dinamakan Zygomicotina karena membentuk spora istirahat dengan dinding yang tebal yang disebut dengan Zigospora. Zigospora ini adalah hasil peleburan anrata gametangium yang sama atau berbeda. Jamur ini hidup di darat, di atas tanah dan pada tumbuhan dan hewan yang telah mengalami pembusukan. Contoh dari  jamur golongan ini adalah Rhizopus sp yang dapat memecah amilum menjadi dekstrosa protein, lemak dalam kedelai menjadi molekul yang lebih kecil.

Gabar 5. Jamur Klasa Zygomycetes termasuk ke dalam divisi Zygomycotina
-          Divisi Ascomycotina

Jamur ini tersebar di seluruh dunia dan mampu bereproduksi baik secara seksual maupun aseksual.  Struktur tubuh jamur golongan ini multiseluler dan juga uniseluler berbentuk seperti ragi. Hifa dari jamur jenis ini bersepta contohnya seperti Penicillium, Piedraira hotai dll.
Gambar 6. Penicilium sp yang termasuk ke dalam divisi Ascomycotina
-          Divisi Basidiomycotina
Jamur divisi ini ditandai dengan pembentukan spora seksual yang disebut basidiospora dan terbentuk pada struktur khusus yang di sebut dengan basidium, hifa jamur divisi ini memiliki septa, dan kebanyakan hidup saprofit, namun beberapa hidup secara parasit terutama pada tumbuhan contoh jamur dari golongan ini adalah jamur merang (Volvariella volvaceae)., jamur shitake (Lentinus edodes) dan jamur tiram (Pleurotes).

Gambar 7. Jamur tiram dan jamur shiitake merupakan jamur dengan divisi basidiomycotina karena memiliki basidiocarp
-          Divisi Deuteromycotina
Jamur dari divisi ini beranggotakan jamur yang parasit terhadap manusia dan juga hewan, dengan hifa yang bersekat. Perkembangan seksual jamur golongan ini belum di ketahui secara pasti sehingga sering di sebut cendawan yang tidak sempurna. Sedangkan untuk perkembangan aseksualnya adalah dengan konidiu seperti Ascomycotina.  Contoh jamur dari golongan ini adalah Histoplasma capsulatum yang merupakan koksidiomikosis.
Gambar 8. Histoplasma capsulatum
3.    Peran Jamur yang Menguntungkan
-          Berperan sebagai decomposer yang dapat menguraikan sisa-sisa tumbuhan, bangkai dan bahan-bahan organik lainnya
-          Berperan dalam bisnis fermentasi , terutama pada kelompok ragi
-          Berperan sebagai antibiotik (Peniclium)
-          Berperan penting dalam siklus karbon  yang kemudian juga berperan bagi kelangsungan hidup seluruh organisme yang ada di bumi
-          Dapat menjadi sumber makanan bagi manusia atau dapat di konsumsi contohnya seperti : Volvaria volvaceae, Lentinus endodes dll.
4.    Peran Jamur yang Merugikan
-          Dapat berperan sebagai agen penyakit terutama pada tumbuhan
-          Dapat menghasilkan racun seperti menghasilkan aflatoksin dan sangat berbahaya bagi manusia karena dapat menyebabkan penyakit kronis seperti kangker bahkan kematian.
-          Berperan dalam menurunkan kualitas maupun kuantitas makanan dan bahan-bahan lain yang penting untuk manusia
-          Dapat menyerang bahan-bahan yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi seperti kulit kayu, tekstil terutama bahan-bahan yang mengandung seluosa.

No comments:

Post a Comment