Thursday, April 21, 2016

MENGETAHUI ARTI TANGISAN BAYI

Insting seorang ibu tidak tercipta begitu saja, butuh kebiasaan, adaptasi, pengalaman dan juga empati yang tinggi untuk memahami apa yang diinginkan bayi kita. Namun jangan khawatir jika anda adalah seorang ibu baru, insting ini dapat anda dapatkan dengan cara yang lebih cepat jika anda mempelajari beberapa pola tangisan Bayi. Kenapa pola tangisan? Karena tangisan adalah satu-satunya cara bayi untuk berkomunikasi dan menyampaikan emosi yang sedang dirasakannya. Masalahnya adalah kita tidak dapat bertanya secara langsung apa penyebab dia menangis.

Pada umumnya bayi menangis karena merasakan ketidaknyamanan namun beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa pada saat bahagia berlebihanpun bayi bisa saja menangis karena tangisan juga merupakan satu-satunya cara bayi untuk “Tidak Menerima Lagi” suatu rangasangan lainnya pada saat ia merasakan hal secara berlebihan baik itu senang atau sedih.  

irama tangisan bayi selalu mengikuti kesamaan intonasi bahasa yang pernah didengarnya bahkan pada saat dalam kandungan, karena bayi sudah memiliki sel-sel otak yang terbentuk sempurna, salah satu hal yang akan dipelajarinya adalah aksen sang ibu saat mengajaknya berbicara kemudian bayi sedikit-demi sedikit akan meniru akses tersebut sehingga bayi di berbagai negara terkadang memiliki intonasi yang berbeda-beda. Meskipun aksennya berbeda-beda namun bahasa tubuh bayi saat menangis pada umumnya sama jika dia sedang merasa tidak nyaman, lapar atau marah. Adanya perbedaan gerakan tubuh dan mata bayi dapat dijadikan sebagai salah satu tanda apa yang sebenarnya bayi inginkan. Berikut merupakan tanda-tanda yang biasa diberikan oleh bayi saat dia menangis :
1.   Marah
-          Matanya akan setengah tertutup saat menangis, mulutnya setengah terbuka
-          Gerakan tubuhnya cenderung akan meningkat secara perlahan dengan intensitas teriakannya semakin kencang dengan nada yang meliuk-liuk

2.   Takut dan Kaget
-          Ketika bayi merasa ketakutan mata si bayi akan terbuka lebih lebar lagi dan terbuka lebih lama dari biasanya
-          Tatapannya cenderung lebih tajam
-          Menggerakkan kepalanya ke belakang
-          Teriakkannya akan langsung tinggi semakin bertambah lagi.
3.   Sakit
-          Mata bayi tertutup saat menangis, dan terbuka hanya untuk beberapa saat saja
-          Terdapat sedikit ketegangan di daerah mata  dengan sedikit kerutan di kening
-          Tangisan akan terasa langsung maksimum segera setelah rasa sakit itu melanda.
-          Berbunyi “EAIR”
-          Bila sakit perut  reflex kakinya akan mengangkat ke arah perut.
-          Untuk penanganannya coba anda peluk tuguhnya kemudian rasakan suhu tubuhnya apakah terasa hangat, panas atau normal, coba elus-elus bagian perut secara perlahan dan berikan dia pelukan dan kenyamanan jika masih saja rewel berkonsultasilah dengan dokter anak anda.
-          Jika dia mengalami kedinginan atau kepanasan bayi akan bereaksi seperti merintih

4.   KOLIK
-          Pada umumnya kolik merupakan kondisi bayi merasa kesakitan, akan tetapi tidak semua bayi merasakan sakit ini karena satu dari lima bayi mengalami kolik dengan ciri-ciri muka nya mengalami kemerahan
-          Perutnya tegang
-          Menarik-narik kaki dan mengepal-ngepalkan tangan
-          Penanganannya adalah dengan menggendongnya terlebih dahulu kemudian ayun-ayun dengan lembut uap tubuhnya terutama bagian perut dengan perlahan, suara-suara yang menyejukkan akan menenangkan hatinya seperti lagu-lagu berirama lembut dan tenang.

5.   Lapar
-          Berbunyi “NEH” bunyi ini menandakan dia sedang kelaparan
-          Tangisannya cenderung pendek-pendek dan bernada rendah
-          Pada saat ASI Ekslusif bayi biasanya mendapatkan ASI 1-2 jam sekali anda harus mengingat kapan terakhir kali anda memberinya ASI. Irama yang dikeluarkan sama seperti saat popok basah yakni teratur  dan semakin lama semakin keras.
-          Mulutnya sedikit membuka-buka seolah mencari puting si IBU
-          Penanganannya adalah segera berikan bayi anda ASI biasanya dia akan langsung diam saat diberikan ASI

6.   Ngantuk
-          Berbunyi “OWH” bunyi seperti ini dapat ditimbulkan karena reflex menguapnya
-          Isyarat seperti mengusap-usap mata dan juga menguap akan terlihat jika dia sangat mengantuk, namun jika didiamkan bayi akan menangis untuk mencari perhatian dan pelukan anda

7.   Merasa Tidak Nyaman karena Buang air
-          Berbunyi “HEH” bunyi ini cenderung terdengar lebih jelas dari bunyi “NEH” bunyi ini menandakan ketidaknyamanannya karena buang air kecil ataupun besar.
-          Tangisannya biasanya berirama teratur, dan berlangsung terus-menerus semakin lama akan semakin keras karena ketidaknyamanan pakaiannya, setelah anda sadar cepatlah ganti popok atau pakaian bayi anda bersihkan bekas BAK/BAB nya dengan kapas lembut.

8.   Ingin Sendawa

-          Setiap bayi membutuhkan sendawa, terkadang bayi butuh dibantu saat ia kesulitan bersendawa , bunyi tangisan yang dikeluarkannya adalah “EH” dengan nada yang pendek, setelah anda yakin angkatlah bayi anda dan letakkan bayi di bahu atau perut anda dalam posisi telungkup kemudian dengan perlahan anda menepuk-nepuk bagian punggung si bayi.

No comments:

Post a Comment